Detik-detik Keluarga Ngamuk Pasien Meninggal, Tak Dilayani Tim Medis di Saat Kritis

Tak terima dengan pelayanan yang buruk dari pihak rumah sakit, keluarga pasien mengamuk saat tau ayahnya telah meninggal dunia ketika sudah diperbolehkan masuk di rumah sakit Meulaboh, Aceh.

Detik-detik amukan keluarga pasien saat berada RSUD Cut Nyak Dhien direkam dengan jelas dalam rekaman video hingga viral di media sosial..

Tampak terlihat dalam video keluarga pasien mengamuk dan memarahi tim medis yang bertugas saat itu.

“Woi cepat sikit makai itu aja lama kalian. Bikin naik darah kalian semua,” teriak suara dari balik video kepada petugas medis yang sedang mengenakan alat pelindung diri (APD).

Diketahui seorang pensiunan TNI, warga Aceh Barat meninggal dunia di Ruang Pinere RSUD Cut Nyak Dhien, Rabu (26/8) malam.

Pasien kemudian meninggal diduga karena tidak mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak rumah sakit tersebut.

Tampak dalam video berdurasi 3.51 menit, sang anak akhirnya meratapi ayahnya yang telah meninggal dunia.

Dia menangis sejadi-jadinya usai diketahui tidak menghembuskan nafas lagi.

Keluarga pasien mengamuk kepada petugas medis yang bertugas saat itu.

“Ayah, ayah…!!! dokter @#$%^&, lama kali kalian. Dokter macam @#$ kalian. APD baru kalian pakai sekarang ketika begini (ayahnya meninggal)” kata sang anak sambil menangis.

Berdasar informasi, pasien mengeluh sakit dengan gejala batuk dan sesak nafas sesaat setelah pulang dari ladang, sehingga dirujuk ke RSUD Cut Nyak Dhien.

Istri pasien, Siti Aisyah mengaku kesal dengan pelayanan rumah sakit yang buruk, ia menduga suaminya meninggal lantaran tidak mendapatkan pertolongan paramedis karena yang bertugas takut pasien diduga terinfeksi corona.

Padahal belum ada tes seperti rapid ataupun swab yang dilakukan pihak rumah sakit terhadap pasien.

Kondisi kian memanas itu berhasil diamankan dan dikendalikan oleh aparat TNI dan polisi pada malam itu juga.

Sehingga pasien yang meninggal tersebut, dalam proses pelaksanaan fardhu kifayah dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan.

Menyangkut dengan adanya insiden tersebut, menurut Putri Fathiyah Direktur RSUD Cut Nyak Dhien, persoalan itu kini telah selesai.

Pihaknya berharap, supaya keluarga pasien memahami dan mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Sumber: indozone.id

Comments are closed.