Kesaksian Nelayan yang Lihat Sriwijaya Air Jatuh: Ledakan Seperti Bom

65 views

Tiga nelayan Pulau Lancang menjadi saksi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada Sabtu (9/1). Mereka mendengar suara ledakan dari lokasi jatuhnya pesawat.

“Saya lihat ke depan ada ledakan kaya suara bom,” kata Solihin salah satu dari tiga nelayan itu, kepada kumparan, di Pulau Lancang, Minggu (10/1).
Solihin mengungkapkan, saat itu ia tidak tahu benda yang jatuh adalah pesawat. Sebab, cuaca sedang hujan, sehingga mengganggu pandangan mata.
“Air muncrat ke atas dan mengeluarkan minyak dan bau anyir darah,” kata Solihin.

Saat itu Solihin sebenarnya melihat sejumlah serpihan pesawat. Sebab, lokasinya hanya sekitar 200 meter dari lokasi jatuhnya pesawat. Bagian tubuh manusia juga ada di sana, tapi ia tidak berani mengambilnya.
“Saya takut ada serpihan yang jatuh dari atas lagi. Jadi langsung buru-buru balik,” kata Solihin.

Solihin yang panik langsung memutuskan tali perangkap kepitingnya yang telah ia pasang. Ia bersama rekannya pun bergegas kembali ke Pelabuhan Pulau Lancang untuk mengabari warga yang lain.
Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 tujuan Jakarta-Pontianak, dinyatakan hilang setelah lepas landas (take off) dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng pada Sabtu (9/1) pukul 14.36 WIB. Berdasarkan manifes penumpang, pesawat ini membawa 56 orang penumpang, dengan rincian 46 orang dewasa, 7 orang anak, dan 3 bayi. Pesawat nahas tersebut juga membawa 6 kru, yakni 1 pilot, 1 kopilot, dan 4 pramugari.

Comments are closed.