Beratnya Shireen Sungkar Menerima Teuku Wisnu untuk Hijrah hingga Tabungan Ludes

Setiap rumah tangga punya ceritanya sendiri. Seperti rumah tangga Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu yang sempat runyam di awal-awal pernikahan. Keputusan Teuku Wisnu hijrah yang membuat rumah tangganya diuji. Shireen mengaku saat itu belum bisa menerima suaminya hijrah. Menurutnya, butuh penyesuaian yang sangat panjang. Diajak ke kajian pun, Shireen sempat enggan datang.

“Awal-awal, aku belum bisa menerima itu. Dan itu butuh penyesuaian yang panjang banget. Ke kajian juga tadinya aku enggak mau ikut. Kayak belum ingin gitu, banyak berantemnya,” kata Shireen Sungkar, dikutip dari YouTube The Sungkars Family. Keputusan Teuku Wisnu berhenti syuting karena hijrah juga tak jarang memicu perselisihan antara keduanya, Bunda. Shireen terbiasa melihat sang suami mendapat penghasilan banyak dari sinetron, tiba-tiba penghasilannya nol.

“Karena kan kita dua-duanya syuting, Kak Inu berhenti syuting tiba-tiba. Berhenti syuting sinetron karena prinsipnya dia. Dia udah enggak bisa main sinetron lagi. Akhirnya, yang tadinya penghasilannya banyak banget dari sinetron. Tiba-tiba enggak ada penghasilan dong,” kenang Shireen Sungkar. Awal berhenti main sinetron, Teuku Wisnu menghabiskan tabungannya untuk modal usaha. Namun, bukannya balik modal malah merugi, Bunda.

“Jadi kita ngebuild bareng-bareng. Kita harus hemat. Aku ingat awal-awal bisnis. Itu semua modal yang ada di tabungan, invest dan alhamdulllah tabarakallah qadarallah, enggak balik sepeser pun. Nol,” ujar Shireen Sungkar. Di awal Teuku Wisnu melakukan hijrah, Shireen menceritakan bahwa suaminya itu sangat berhemat. Yang tadinya berpergian dengan mobil, Teuku Wisnu berhemat dan menggunakan sepeda motornya.

Mobil yang saat itu hanya satu buah sengaja diparkir di depan rumah untuk keadaan darurat jika Shireen akan melahirkan. Ya, saat itu, Shireen sedang hamil anak pertama, Bunda. “Aku lagi hamil, pekerjaan saat hamil ya enggak banyak juga. Aku masih ingat banget dia hemat banget. Dia keluar rumah itu bawa bekal. Yang tadinya demen banget makan di restoran,” kata Shireen Sungkar.

“Mobil cuma satu, prepare satu. Itu ke mana-mana naik motor, bawa bekal. Itu yang enggak pernah ku lupain sampai sekarang. Rumah tangga memang punya jalan masing-masing,” tuturnya.

Sebagai suami, Teuku Wisnu tak pernah melupakan perjuangan Shireen saat menemaninya di titik terendah. Ia masih ingat betul, Shireen lah yang pertama kali meminjamkannya modal.
“Akhirnya akad sama Shireen, pinjam uang untuk modal. Waktu balikin ke Shireen, ada momen yang enggak aku lupakan,” kenang Wisnu.

“Waktu balikin uang ke Shireen, Shireen cuma bilang, ‘Enggak apa-apa sayang, apa yang kamu hasilkan, buat aku juga kan’,” ungkapnya.

Ada juga momen di mana Teuku Wisnu mengucap syukur dan merasa bahagia, yaitu ketika sang istri mau memperdalam lagi ilmu agama.

“Aku dalam hati alhamdulillah ya Allah. Dulu ngajakin Shireen ke kajian susah banget. Malah sekarang Shireen yang bilang, aku mau dalami agama lagi deh’. Itu kebahagiaan yang enggak bisa diungkap,” tutur Teuku Wisnu.

Bersyukur, rumah tangga Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu kini selalu terlihat harmonis. Kebahagiaan keluarga mereka semakin lengkap karena sudah dikaruniai tiga anak.

sumber : haibunda.com

Comments are closed.