Tangis Guru TK, Suami Kerja Serabutan Demi Laptop Bekas

291 views

Suami rela melakukan 3 pekerjaan sekaligus demi beli laptop bekas untuk istrinya yang jadi guru. Tidak perlu kemewahan untuk membahagiakan pasangan, cukup hanya dengan kesederhanaan namun penuh cinta yang tulus. Hal itulah yang coba ditunjukkan oleh Shahrul Amri Ibrahim untuk membahagiakan istrinya, Nurul Akma Abd Rashid, yang dinikahinya November lalu, dengan caranya sendiri.

Suami rela melakukan 3 pekerjaan sekaligus demi beli laptop bekas untuk istrinya yang jadi guru. Tidak perlu kemewahan untuk membahagiakan pasangan, cukup hanya dengan kesederhanaan namun penuh cinta yang tulus. Hal itulah yang coba ditunjukkan oleh Shahrul Amri Ibrahim untuk membahagiakan istrinya, Nurul Akma Abd Rashid, yang dinikahinya November lalu, dengan caranya sendiri.

Shahrul Amri mengatakan dia mulai merencanakan niatnya dengan menabung sebagian penghasilannya sebagai teknisi biomedis, pengantar makanan dan berbisnis online sejak Desember lalu. ” Saya pergi ke toko mencari laptop bekas yang sesuai dengan anggaran saya sebesar 900 ringgit (Rp3,1 juta) karena saya tidak mampu membeli yang baru,” ujar Shahrul Amri. Setelah puas dengan spesifikasi yang sesuai untuk pekerjaan istrinya, akhirnya dia membeli laptop bekas tersebut.

Istri Terharu dan Menangis dapat Kejutan Laptop – Shahrul Amri mengatakan dia sengaja meletakkan laptop yang dibelinya di bawah bantal di kamar mereka untuk memberi kejutan istrinya. ” Pada hari itu, saya bilang akan terlambat untuk menjemputnya seperti biasanya karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan. ” Sebenarnya, setelah membeli laptop saya pulang dulu untuk menyembunyikan laptop di bawah bantal di kamar kami,” katanya.

Ketika sampai di rumah, Shahrul Amri memberi tahu Nurul Akma bahwa ada kejutan khusus di kamar tidur mereka. ” Dia menemukan tas laptop di bawah bantal dan menangis ketika melihat apa yang ada di dalamnya,” kata Shahrul Amri. Kebahagiaan Tidak Bisa Diukur dengan Kemewahan Kata Shahrul Amri, meski hanya laptop bekas, dia bangga bisa membahagiakan istrinya dengan caranya sendiri.

” Bagi saya kebahagiaan tidak bisa diukur dengan barang mewah dan mahal. Tapi cukup dengan saling mengerti dan meringankan beban orang yang kita cintai. ” Saya berharap dengan adanya laptop ini, saya bisa membangkitkan semangat istri dalam mengabdi kepada bangsa,” pungkasnya.

Sumber Artikel: dream.co.id

Comments are closed.