Wanita Syok Bongkar Isi Celengan, Uang Kertas Jutaan Hancur, Ditabung Campur Koin

Uang jutaannya hancur setelah ditabung dari lama.  Cerita wanita asal Malaysia dan uang tabungannya yang hancur viral di media sosial.  Kisah ini dibagikan oleh akun Facebook Lily Noorly Mohd Noor, Selasa (23/2/2021). Lily mengunggah beberapa foto, memperlihatkan uang hasil tabungan sahabatnya rusak. Tapi, uang hasil nabung sahabat Lily bukan rusak karena rayap.

Namun dikatakan wanita asal Malaysia ini, uang sahabatnya rusak karena karena digabungkan antara uang koin dengan uang kertas. Sehingga, uang kertas rusak terkena karat uang koin. Begini cerita lengkap Lily, dikutip TribunMadura.com dari SerambiNews, Jumat (26/2/2021).

“Terima kasih kepada semua yang telah memberikan gambaran dan apa yang perlu dilakukan ketika berlaku hal seperti ini. Alhamdulilah, yang sebelumnya ini tidak tahu menjadi tahu, terima kasih sahabat-sahabat maya. “Allahuakbar, hanya sekedar berbagi, ini terjadi pada sahabat baik saya sendiri. “Niat menabung akhirnya berubah menjadi demikian, semua uangnya rusak. hancur ketika dibuka lipatan.

“Kalau ada yang simpan uang koin dicampur dengan uang kertas, sebaiknya dihindari. “Mau berkata apa lagi kalau sudah begini jadinya. “Hampir RM 1000 (Rp 3.487.326) hancur. Bawa pergi ke bank tidak tahu akan diterima atau tidak. Yang kuat sahabat.

“Terima kasih yang sudah membagikan bahwa bisa menukar uang di bank. Dia sudah membawa uang ke bank dan mudah-mudahkan diterima dan diganti. “Dia mengatakan kalau tahu akan begini, tentu ia tidak menyimpan demikian,” demikian tulisnya pada postingan.

Lily Noorly Mohd Noor merupakan pengguna Facebook berasal dari Kuala Ketil, Kedah, Malaysia. Setelah mengunggah postingan terkait uang tabungan sahabatnya, ramai yang memberikan pandangan dan saran.  Postingan yang diunggah mendapat perhatian dari pengguna medsos.

Sebagian besar menyebut memang berbahaya menyimpan uang dalam satu tempat antara uang koin dengan uang kertas.  Karena sifat uang koin bisa berkarat, jika digabungkan dengan uang kertas, secara tidak langsung akan merusak uang kertas.

Pada 2019 lalu, kisah yang diunggah Putri Buddin (23) di akun Twitter-nya, @putribuddin, viral di media sosial. Dalam foto yang diunggahnya terlihat tumpukan uang dalam plastik dalam kondisi rusak. Uang jutaan rupiah yang ditabung Putri dimakan rayap dan menyebabkan kerusakan pada yang tersebut.

“Niat hati biar ga boros, simpen uang di lemari, eh malah dimakan rayap???? Sedi banget sumpaaa???? Kalo kaya uangnya rusak separah ini bisa dituker ke bank ga si guys? Huhu”

Pada 2019 lalu, kisah yang diunggah Putri Buddin (23) di akun Twitter-nya, @putribuddin, viral di media sosial. Dalam foto yang diunggahnya terlihat tumpukan uang dalam plastik dalam kondisi rusak. Uang jutaan rupiah yang ditabung Putri dimakan rayap dan menyebabkan kerusakan pada yang tersebut.

“Niat hati biar ga boros, simpen uang di lemari, eh malah dimakan rayap???? Sedi banget sumpaaa???? Kalo kaya uangnya rusak separah ini bisa dituker ke bank ga si guys? Huhu” “Terus bukannya diambil, tapi ditambahin sampai Rp 10 jutaan. Aku enggak tahu dan lupa juga pernah menaruh uang di lemari,” lanjut Putri. Menurut Putri, ia memberikan uang kepada neneknya sekitar 1 tahun yang lalu.

Namun, setelah sang nenek berpulang, ia mengecek uang yang pernah ia berikan kepada neneknya sebagai persediaan jika ada kebutuhan mendesak. Saat mengecek isi lemari, Putri menemukan dua bungkus plastik berisi uang.

“Ada 2 bundle (bungkus). Satu bundle di map kertas bank, 1 bundle lagi di plastik. Yang di map langsung dibuang karena jadi sarang rayap. Yang diplastik itu yang saya unggah di Twitter,” ujar Putri. Kemudian, ia menghitung apakah ada sisa-sisa uang yang masih bisa diselamatkan. “Yang dibungkus plastik sejumlah Rp 5,4 juta dari yang bisa terhitung,” kata dia.

Tak lama setelah itu, Putri pergi ke Bank Indonesia (BI) untuk menanyakan kepada petugas, apakah uang-uangnya ada yang bisa ditukar dalam bentuk utuh atau tidak. Putri mengatakan, ketika petugas teller bank memanggil nomor antreannya, ia dengan hati-hati mengeluarkan uang berlubang itu ke meja teller.

“Saya bantuin untuk memisahkan uang yang masih bisa ketolong itu menjadi selembar-selembar. Petugas bank pun memeriksa kondisi fisik uang pakai alat,” ujar Putri. Menurut Putri, alat untuk mengecek kelayakan dan keutuhan uang secara fisik ternyata memiliki ketentuan apakah tingkat kerusakan uang kertas layak untuk ditukar dengan uang baru atau tidak.

“Uang yang dapat diganti harus memiliki keutuhan fisik sebesar minimal 67 persen. Jadi, kalau serinya hilang atau tidak lengkap, tapi keutuhan fisiknya di atas 67 persen, uangnya bisa diganti dengan uang baru,” ujar Putri. Ketika uang kertas diperiksa menggunakan alat dan diperoleh hasil kurang dari 67 persen, uang itu langsung dicap “Tidak Diganti”.

Kemudian, uang-uang yang kondisinya di atas 67 persen atau yang lolos uji kelayakan dipisahkan dan ditempelkan di atas kertas putih. Selanjutnya, digunting sama dengan bentuk asli uang kertas utuh. Akan tetapi, dari jumlah Rp 5,4 juta uang yang ada dalam plastik itu, pihak BI mengungkapkan, hanya Rp 1,05 juta saja yang lolos uji kelayakan untuk ditukar dengan uang baru.

Sementara, untuk uang-uang yang dicap “Tidak Diganti” dimasukkan dalam plastik dan dikembalikan ke Putri.

 

Leave a reply "Wanita Syok Bongkar Isi Celengan, Uang Kertas Jutaan Hancur, Ditabung Campur Koin"