Kisah Wanita Asal Cilegon Lahirkan Bayi Kembar Tiga, Sempat 2 Kali Kehilangan Anak

Pasangan Suami Istri asal Kota Cilegon, Banten, Muksin Andriani 30 dan Sintami Arfati 27 kini sedang merasakan kebahagiaan. Pasalnya, Pasutri tersebut baru saja dikarunia anak kembar tiga sekaligus. Sintami dan Muksin merupakan warga Lingkungan Sumur Menjangan RT 01/01, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Gerogol, Kota Cilegon.

Kepada TribunBanten.com, SIntami menceritakan proses dirinya bisa melahirkan anak kembar tiga. Pada Minggu (7/3/2021) sekitar pukul 05.30 WIB, Sintami melahirkan ketiga anak kembarnya di RS Krakatau Medika dengan operasi sesar. Ini bukan lah kali pertama Sintami melahirkan, tapi ini merupakan kali ketiga Sintami melahirkan sebagai seorang perempuan.

“2017 anak pertama saya meninggal di usia tujuh bulan dan 2018 anak kedua saya meninggal di usia empat bulan,” ujarnya kepada TribunBanten.com, Selasa (23/3/2021).¬† Sintami menambahkan kedua anaknya meninggal karena sakit yang dideritanya. “Anak pertama karena demam tinggi dan kejang dan anak kedua karena sakit disentri,” sambungnya.

Butuh waktu satu tahun sepuluh bulan dari kelahiran anak keduanya untuk Sintami hamil kembali. “Mulai ngisinya di Bulan Juni 2020 biasa lah mas efek Covid-19 di rumah saja,” ungkapnya diselingi tawa.¬†Sintami sangat bersyukur sekali setelah dua anaknya meninggal saat melahirkan, kini ia dianugerahi anak kembar tiga sekaligus.

“Alhamdulilah banget walaupun pernah kehilangan dua kali pas lahiran ketiga langsung di kasih tiga,” tuturnya. Sintami mengaku sanak keluarga dan tetangga rumahnya banyak yang meminta satu anaknya untuk dibesarkannya, tapi ditolak olehnya.

“Yang belum punya anak, banyak yang minta anak saya, tapi saya ga mau karena pernah ngerasain kehilangan anak sampai dua kali,” ujarnya.¬† Adapun nama masing-masing dari ketiga anak kembar Sintami adalah Latifah Assa’adah lahir dengan bobot 2,5 kg, Lathisa Salsabilah berbobot 2,1 kilogram, dan ketiga Launa Ulqiah lahir dengan bobot 2,6 kg.

Sumber Artikel: tribunnews.com

Comments are closed.