Pria Berusia 60 Tahun ini Sering Diej3k dan Dijauhi gara gara Pekerjaanya Sebagai Pengali Kubur

Kisah pilu datang dari seorang pria berusia 60 tahun. Hingga saat ini, pria yang bekerja sebagai penggali kubur itu masih melajang. Pria bernama Mustafa itu berasal dari Desa Soro, Lambu, Bima, NTB. Rupanya, Mustafa juga sering mendapat cemooh dari orang-orang di sekitarnya. Terlebih ia hanya hidup sebatang kara dengan kondisi fisik yang tak sempurna.

Meski begitu, ia tetap bertahan dan terus berjuang demi kehidupan yang lebih baik. Walau terkadang perasaan hampa dan kesepian menghampirinya. Bagaimana kisah Mustafa? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Hidup Sebatang Kara – Di usia 60 tahun, Mustafa tak kunjung menemukan tambatan hati. Alhasil, hingga saat ini ia tetap hidup melajang sembari bekerja sebagai tukang gali kubur. ” Hari-hari yang dijalani Kek Musatafa tidaklah mudah. Di usianya yang sudah 60 tahun, ia hidup tak berkeluarga dan bekerja sebagai penggali tanah kuburan,” dikutip dari laman Insan Bumi Mandiri.

Di3j3k dan Dijauhi – Mustafa sering mendapatkan 3j3kan dari banyak orang di sekelilingnya. Terlebih bila ia tengah berada ditempat kerja. Akhirnya, ia memutuskan untuk pulang lebih dulu dari lokasi kerja agar tak mendengarkan 3j3kan tersebut. Tak hanya di3j3k, Mustafa juga dijauhi oleh orang-orang disekitarnya. Lantaran statusnya yang masih melajang hingga saat ini. Selain itu, ia juga memiliki kekurangan fisik yang membuatnya semakin dijauhi.

” Kesepiannya pun bertambah karena banyak orang mencela statusnya, pekerjaannya, dan juga tangannya yang sedikit bengkok,” dikutip dari akun Instagram @insanbumimandiri.

Miliki Impian Lain – Meski begitu, Mustafa tetap bertahan. Ia bahkan memiliki impian yang masih terus diperjuangkan. Rupanya ia ingin menjadi seorang peternak kambing jika modalnya sudah terkumpul. ” Ia rasanya ingin berhenti menjadi seorang tukang gali. Bukan karena 3j3kan, tapi karena tangannya sudah tak sekuat dulu lagi. Ia berharap bisa menjadi peternak kambing,” dikutip dari laman Insan Bumi Mandiri.

Sumber artikel : dream.co.id

Comments are closed.