Cerita Pilu Musyarofah, Rawat Kakek dan Nenek Seorang Diri Karena Ibu Merantau

326 views

Seorang gadis bernama Musyarofah yang kini berusia 14 tahun, mengurus neneknya yang tak bisa melihat dan kakeknya seorang diri tanpa bantuan orang dewasa. Tentu bukan hal yang mudah sebenarnya mengurus kakek dan neneknya apalagi dia melakukannya sendirian.

Namun, hal ini tentu harus dilakukan oleh Musyarofah karena ibunya tak ada di sana, dia pergi merantau untuk mencari nafkah demi Musyarofah dan keluarganya. Sedangkan sang anak, menggantikan tugasnya dan dia pun merawat kakek serta neneknya. Dilansir dari laman donasionline.id, Musyarofah pun tinggal bersama kakek dan neneknya di sebuah rumah yang sederhana. Bahkan, rumah yang mereka tinggali ini masih beralaskan semen.

Karena faktor usia dan kesehatan, kakek dan neneknya sudah tak bisa berbuat banyak sehingga Musyarofah pun perlu merawat mereka seperti menyuapi makan, memandikan, mengganti pakaian, memasak, menemani dan masih banyak lagi. Pendengaran mereka pun sudah berkurang bahkan neneknya sudah tak bisa melihat.

Musyarofah sendiri sebenarnya masih sekolah. Dia kini sudah kelas 2 SMP dan dirinya bercita-cita menjadi seorang guru. Saat dia sudah pulang dari sekolah, Musyarofah pun akan bergegas melakukan berbagai tugasnya dalam merawat kakek dan neneknya.

Ibu Musyarofah terpaksa merantau setelah ayahnya meninggal 7 tahun yang lalu akibat sakit jantung. Sang ibu pun kemudian pergi merantau ke Kota Pontianak untuk mencari nafkah di sana. Musyarofah pun sebenarnya adalah 3 bersaudara. Dua adiknya masuk pesantren sehingga hanya dialah yang merawat kakek dan neneknya.

Penghasilan ibunya pun sebenarnya tak banyak. Dia menjadi seorang asisten rumah tangga dengan gaji sekitar Rp1 juta tiap bulan. Dia pun hanya bisa mengirimkan uang untuk membeli sembako seperti beras, mie dan bahan makanan lainnya untuk Musyarofah dan orang tuanya.

Tak hanya merawat kakek dan neneknya saja, terkadang Musyarofah juga berusaha untuk menambah penghasilan tambahan dengan cara mencari getah karet. Tentu uang yang dihasilkan sebenarnya tak banyak tetapi bisa membantu untuk uang makannya serta kakek dan nenek.

Mari kita bantu ringankan beban Musyarofah dan keluarganya agar mereka tetap bisa bertahan hidup di tengah masa yang sulit seperti sekarang ini. Donasi bisa disalurkan melalui link berikut ini.

donasionline.id/musyarofah

Semoga Musyarofah serta keluarganya sehat selalu dan diberikan rezeki yang melimpah. Semoga dia pun bisa sekolah sampai tinggi dan dapat mewujudkan cita-citanya menjadi guru. Terima kasih orang baik.

sumber : diadona.id

Comments are closed.