Kisah Bocah Berdoa Sambil Menangis di Depan Makam, “Ibu Sayang Kamu”

335 views

Sebagian orang masih membayangkan bahwa karier sebagai fotografer adalah profesi yang mudah. Cukup tekan tombol kamera dan dapatkan bayaran. Namun kenyataannya tidak semudah itu. Keterampilan fotografi tidak dapat dimiliki dalam waktu singkat.

Selain pengetahuan dan teknik fotografi, seorang fotografer harus pandai menangkap momen yang tepat untuk menghasilkan foto yang bisa ‘berbicara’. Baru-baru ini, karya terbaru seorang fotografer Malaysia menjadi viral di Facebook. Setelah dibagikan lebih dari 19.000 kali dan mendapat 11.000 tanda Likes.

Karya fotografi Atan Mukris memperlihatkan seorang bocah yang sedang berdoa dengan khusyuk di depan sebuah makam. Foto-foto itu mengandung jalan cerita yang begitu menyentuh hati. Siapa saja yang melihat pasti akan merasakan kesedihan yang dirasakan sang bocah.

Kisah Bocah Berdoa Sambil Menangis di Depan Makam – Di awal ‘kisah’ memperlihatkan seorang anak lelaki berjalan sambil membawa kendi berisi air. Raut wajahnya tampak suram dan sedih. Langkah kecil kaki bocah itu akhirnya berhenti di sebuah pemakaman.

Sambil Baca Yaasin, Sesekali Menyeka Air Mata – Lembar demi lembar buku Yassin dibuka dan dibacanya, sesekali bocah itu terlihat menyeka air matanya. Dia kemudian berjongkok di sebuah makam. Setelah meletakkan kendi dia mulai membuka buku Yassin.

Segenggam Bunga Untuk Pusara – Selesai membaca Yassin, tangannya menengadah ke atas. Berdoa memohon kepada-Nya untuk ‘seseorang di atas sana’. Tangannya diusapkan di wajah, pertanda dia selesai berdoa. Setelah itu dia meraba-raba saku bajunya.

Ternyata, bocah itu mengambil segenggam bunga yang kemudian ditaburkan di atas makam. Tak lupa, dia juga menyiramkan air dari dalam kendi yang dibawanya.

Menatap ke Pusara Sebelum Beranjak Pergi – Namun, baru beberapa langkah, dia berbalik dan tangannya menggapai sesuatu dari dalam sakunya.

Pesan Moral Tentang Kehilangan Seorang Ibu – Ternyata itu adalah selembar kertas yang bertuliskan ” Ibu Sayang Kamu, Jaga Diri Baik-baik” . Matanya menatap sejenak ke atas pusara sebelum beranjak meninggalkan makam. Kumpulan foto Atan Mukris seolah memberikan pesan moral tentang arti kehilangan seorang ibu.

Hanya mereka yang pernah kehilangan saja yang bisa merasakan kepiluan dan kesendirian ditinggal ibu yang sangat disayangi.

(ism, Sumber: Siakapkeli.my)

Comments are closed.