Setan Dibelenggu saat Bulan Puasa, Benarkah Demikian?

247 views

Setan dibelenggu saat bulan puasa atau bulan ramadhan, benarkah? Perihal tentang dibelenggunya setan selama bulan ramadhan ini datang dari hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Artinya, “Ketika masuk bulan Ramadhan maka syaitan-syaitan dibelenggu, pintu-pintu surga dibuka, dan pintu-pintu neraka ditutup,” (HR Bukhari dan Muslim).

Menyadur dari NU Online, beberapa ulama menjelaskan makna dari hadits tersebut. Sebagai contoh penjelasan dari Abu Hasan Ali bin Khalaf bin Abdul Malik bin Baththal Al-Bakri Al-Qurthubi atau yang dikenal dengan nama Ibnu Baththal.

Peenjelasan pertama, hadist tersebut bisa dimakni secara bahasa bahwa setan memang benar-benar dibelenggu sehingga godaan kepada manusia selama bulan ramadhan pun lebih sedikit dibanding bulan-bulan lainnya.

Makna kedua adalah secara kontekstual, yaitu ketika bulan ramadhan pintu surga dibuka, Allah membuka selapang-lapangnya amal ibadah manusia. Di sisi lain, pintu neraka ditutup untuk mencegah kemaksiatan dan perbuatan dosa. Allah juga membuka pintu maaf dari segala kesalahan manusia.

Kemudian mengenai dibelenggunya setan, menurut yang dikutip NU ONline dari Ad-Dawudi dan Al-Mahlab, Allah menjaga umat islam dari kemaksiatan dan kecenderungan menuruti bisikan setan.

Dalam pengertian lainnya adalah, setan terbelenggu karena di bulan ramadhan, para pelaku perbuatan maksiat menjadi taat kepada Allah dan menjauhkan diri dari hawa nafsunya.

Disadur dari NU Online yang ditulis oleh Mahbub Ma’afi Ramdlan dengan artikel berjudul “Ini Penjelasan Utuh Setan Dibelenggu pada Bulan Ramadhan”.

sumber : suaracom

Comments are closed.