Istri Lagi Hamil 7 Bulan, Sertu Willy Ridwan Kru KRI Nanggala-402 Ditunggu Kepulangannya

Seorang kru kapal selam KRI Nanggala 402 ditunggu kepulangannya oleh istri dan jabang bayi yang masih di dalam perut berusia 7 bulan. Sertu Kom Willy Ridwan Santoso jabatan operator radar 1 jadi satu korban di kapal selam KRI Nanggala 402 yang masih dinyatakan hilang kontak di perairan Bali, Rabu (21/4) kemarin.

“Moga mas Willy Ridwan dan awak kapal yang lain di kapal selam KRI 402 bisa segera ditemukan dengan selamat atas ijin Allah. Amin dedek bayi yang masih 7 bulan di perut mamanya menunggu kepulangan papanya,” tulis seorang keluarga Ipan di dalam akun Instagramnya seperti yang dikutip Indozone, Jumat (23/4/2021).

Willy Ridwan Santoso melalui akun Facebooknya menikah dengan istrinya saat ini Novia Arsari Putri pada tahun lalu, 25 April 2020. Banyak yang mengucapkan semoga pasangan itu berbahagia dan supaya bisa Samawa dalam membina rumah tangga. Namun sang istri kini masih berharap-harap cemas terkait dengan kabar suaminya yang masih belum ditemukan keberadaannya.

Sampai sekarang seluruh kru KRI Nanggala 402 belum diketahui nasibnya, mana kalau dilakukan pencarian besar-besaran oleh Basarnas untuk menemukan kapal selam yang hilang kontak tersebut. Diketahui KRI Nanggala sedang melakukan latihan tembak rudal C802 dan Torpedo saat dikabarkan hilang kontak.

Kapal selam yang dijuluki ‘Monster Bawah Laut’ itu berisi 53 orang awak, terdiri dari seorang komandan satuan, 3 personel arsenal, dan 49 anak buah kapal (ABK). KRI Nanggala-402 merupakan salah satu kapan untuk latihan penembakan rudal di Laut Bali, yang direncanakan dilaksanakan pada Kamis (22/4/2021).

KRI Nanggala-402 yang dijuluki ‘Monster Bawah Laut’ memiliki “saudara kembar”, yaitu KRI Cakra-401. Secara teknis, KRI Nanggala-402 berasal dari Type 209/1300 yang dibuat galangan kapal Howaldtswerke di Kiel, Jerman Barat, yang dipesan Indonesia pada 1977, dan memasuki dinas aktif pada 1981.

Sistem propulsi KRI Nanggala-402 berintikan motor diesel-elektrik Siemens low-speed yang tenaga kerjanya langsung disalurkan ke baling-baling di buritan. Kekuatan daya dorongnya adalah 5.000 shp (shaft horse power), sedangkan baterai-baterai listriknya dengan bobot sekitar 25 persen bobot bruto kapal menyimpan daya listrik. Adalah empat mesin diesel MTU diesel supercharged yang bertanggung jawab dalam penyediaan daya listrik kapal.

Sumber Artikel: indozone.id

Comments are closed.