Mulung Habis Sekolah, Riko Kadang Ambil Sisa Makanan di Tempat Sampah Buat sahur dan Buka Puasa

Kehidupan memang kejam. Untuk sebagian orang, mereka harus berusaha lebih keras dari orang pada umumnya hanya untuk bertahan hidup.Banyak kisah haru seperti ini, bahkan dari anak kecil. Seperti Riko. Melansir dari Donasionline.id, di usianya yang masih 8 tahun dia sudah harus merasakan gimana rasanya memulung.

Pulang sekolah, Riko langsung memungut sampah setiap harinya. Dia rela panas-panasan untuk membantu keunangan ibunya. Matahari yang menyengat tak membuatnya goyah, Riko melakukannya dengan ikhlas. Sebab, sang ayah sudah meninggal seja Riko masih di dalam kandungan.

Meski masih kecil, Riko terlihat mandiri sekali. Sampah-sampah yang dipungut berupa botol, kotak, dan kaleng bekas. Sampah-sampah tersebut dan ditimbun di keranjang dan dijual. Setiap harinya, Riko menghasilkan Rp 20-25 ribu. Segitu saja Riko dan ibunya sudah bersyukur.

Kadang, jika ada sisa makanan yang terlihat masih bagus seperti roti, ayam, atau sayuran, Riko membawanya pulang dan memakannya bersama ibunya, mungkin untuk berbuka puasa atau sahur.

Di usianya sekarang, Riko sebenarnya ingin sekali bermain dan fokus sekolah seperti anak-anak lainnya. Namun giman lagi, Riko sadar dari harus membantu ibu bekerja karena keterbatasan ekonomi.

Riko sendri pun sudah 3 tahun memulung membantu ibunya.

Sumber Artikel: diadona.id

Comments are closed.