Kisah TKW Dikhianati Suami Saat Kerja di Arab, Malah Jodoh dengan Pria Tajir

595 views

Kisah cinta Tenaga Kerja Wanita (TKW) dengan pria beda negara kali ini, datang dari wanita bernama Nadia Ali. Ia berasal dari Bandung, Jawa Barat. Dikutip dari akun Youtube Fitria Denafa yang berjudul “TKW ini menikah dengan orang Pakistan kaya raya karena kecewa dengan laki-laki Indonesia”, Nadia menceritakan kisah cintanya. Ia mengaku sudah lebih dari 20 tahun tinggal di Arab Saudi.

“Kalau dulu saya jadi TKW selama 18 bulan di Riyadh. Terus saya balik lagi dan dapat visa di Jeddah. Setelah tiga bulan, saya disuruh pulang oleh majikan saya. Karena saya tidak tahu salah saya, saya tidak mau dipulangin,” kata Nadia. Majikan Nadia saat itu bertanya apakah di Indonesia ia sudah mempunyai anak dan suami. Ia pun mengaku sudah mempunyai anak berusia empat tahun dan sudah bercerai.

Sang majikan kemudian mengatakan akan mengenalkannya pada seseorang yang mau menikah dengannya. Ia pun terkejut saat mendengar perkataan majikannya tersebut. Nadia awalnya mengira majikannya hanya bergurau dan tidak serius. Ia pun saat itu mengamini saja perkataan majikannya tanpa berpikir akan jadi kenyataan. Sang majikan kemudian mengenalkannya pada seorang pria Pakistan.

“Saya jawab aja iya, nggak tahunya majikan saya itu berteman dengan suami saya sekarang. Saya itu menikah di Arab Saudi, diresmiin di Indonesia. Soalnya saya mau menikah dengan pria yang bertanggung jawab, baik dan tidak mau mempermainkan,” ucap Nadia. Wanita yang memakai cadar ini menuturkan alasannya langsung menerima pinangan pria asal Pakistan itu. “Saya sakit hati, dulu saya sebagai TKW. Suami saya menikah lagi, sepersen pun saya tidak makan dari jernih payah saya. Jadi di pikiran saya cuman mau balas dendam waktu itu,” ujarnya emosi.

Nadia membuktikan jika ia bisa hidup mandiri dan menjadi wanita yang kuat. Karena dulu saat ia sudah bekerja banting tulang menjadi TKW di negeri orang, mantan suaminya di Indonesia malah memilih wanita lain. “Uang saya tinggal Rp 400 ribu ketika sampai di Indonesia. Ketika saya sampai pertama kali di Indonesia, dia malah duduk di pelaminan. Itu yang membuat saya sakit hati,” jelasnya.

Nadia tak habis pikir mantan suaminya memutuskan pernikahan mereka secara sepihak. Padahal dulu dia sudah meminta restu dan juga izin dari suaminya, agar bisa bekerja sebagai TKW. “Sampai sekarang trauma, dulu saya juga jadi TKW dapat izin dari suami. Kalau nggak ada izin ya saya nggak berangkat waktu itu! Uang hasil saya bekerja di Riyadh itu digunakan suami untuk menikah lagi. Itu yang bikin saya sakit hati,” kenangnya yang merasa kecewa.

Nadia pun tak terima atas perlakuan suaminya, untuk itu ia menerima tawaran dari majikannya jika ada pria yang ingin menikahinya. Kini hidupnya pun berubah drastis. Nadia bahkan mempunyai rumah dan aset di Pakistan. “Sebenernya saya tidak mau menikah dengan orang dari warga negara asing. Suami saya ini kontraktor. Saya itu sampai disediakan pembantu dan ada dokter untuk anak-anak,” tuturnya.

Nadia dan suaminya kini yang orang Pakistan sudah menikah selama 20 tahun. Dari hasil pernikahan tersebut, Nadia sudah memiliki dua orang anak, yang pertama berusia 16 tahun dan anak kedua berusia 9 tahun.

Drama di Pernikahan Kedua – Semenjak Corona, suami Nadia divonis suatu penyakit dan tak bisa bekerja. Pembuluh darah di otak sang suami pecah dan tidak sadarkan diri. Walaupun kehidupannya bergemilang harta, Nadia harus memutar otak dan bekerja untuk membantu suaminya.

“Suami saya yang rawat di rumah tidak di rumah sakit. Tapi pikirannya sudah tidak ingat saya dan anak-anak,” terangnya. Cobaan hidup Nadia tak berhenti sampai di situ. Ketika suaminya sedang sakit, rumah yang ada di Pakistan malah direbut oleh anak dari hasil pernikahan suaminya yang pertama.

“Karena soal rumah dan tanah. Anak saya yang pertama dari istri tuanya itu ingin menendang saya lah istilahnya,” imbuhnya.

sumber : detik.com

Comments are closed.