Jerit Hati Pedagang Kecil, Pisangnya Menghitam dan Busuk Efek Penerapan PPKM Darurat

Pemerintah tengah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)darurat sejak tanggal 3-20 Juli 2021 di Pulau Jawa dan Bali. Sejumlah pedagang pun mengeluhkan kebijakan pemerintah tersebut.

Sebab, banyak dari mereka yang justru merugi. Jangankan untung, bahkan uang modal berjualan saja ada yang sampai tidak tersisa. Seperti pedagang kecil yang tengah viral di media sosial ini. Pisangnya menghitam dan busuk akibat kebijakan PPKM ini. Melansir dari akun Instagram nyinyir_update_official, Selasa (20/7), simak ulasan informasinya berikut ini.

Modal Habis & Pisang Menghitam
Pedagang kecil ini membagikan keluh kesahnya terhadap kebijakan PPKM darurat. Dia mengaku memperoleh dampak yang cukup merugikan. Bagaimana tidak pisang jualannya menjadi menghitam dan busuk. Bahkan, uang modal berjualan sampai tak tersisa.

“Sabtu tanggal 17 Juli 2021, ini PPKM kumaha bu, Ibu Bupati?,” tanyanya. “Ini gimana mau untung modalnya juga abis, bangkrut kalau kaya gini ini usaha,” ungkapnya. “Ini (pisang) jadi pada hitam gini,” sambungnya.

Rakyat Kelaparan
“Gimana ini solusinya rakyat bu? Ini rakyat lapar, bahaya,” lanjutnya.

“Ibu dosa kalau terus kaya gini, ini yang punya kebijakan,” tutupnya.

Komentar Netizen

“Ya Allah, sedih banged.. 😢.. semoga diganti oleh Allah berlipat2 rezekinya ya Pak,” tulis akun dindaismaputri.

“Saya yg berjualan Selama Corona masyaallah ujian sekali,cukup buat makan saja udh Alhamdulillah kami perantau mau pulang juga gk bisa,hidup diperantaun dalam pandemi kyk kini sungguh menyiksa kami rakyat kecil,ya Allah semoga pandemi cepat berlalu,amin,” tulis akun olshop_feiyaz.

“Sedih lihatnya. Seandainya org2 nurut aja dlu2 pake masker dan gk brkrumun mgkn gk ad namanya ppkm. Membingungkan. Pdhal loh gk rugi pake masker dlu2. Skrg d blng trlambat jg entahlah.,” tulis akun zhilvanaa.

“yaa Allah😭😭😭,” tulis akun aprillacindyyy.

Sumber : merdeka.com

Comments are closed.