Tragis Satu Keluarga Meninggal Tertimbun Pakaian di Banjarmasin, Begini Kronologinya

Belum lama ini, warga Banjarmasin dihebohkan dengan ditemukannya satu keluarga meninggal dunia di sebuah gudang konveksi, kawasan Ratu Zaleha, Gang KH Dewantara 2 RT 19, Kelurahan Karang Mekar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kalimantan Selatan pada Jumat (10/9) malam.

Tragisnya, mereka tewas lantaran tertimbun ratusan lusin pakaian di sebuah ruangan gudang konveksi, dengan kondisi sudah membusuk. Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban yang meninggal berjumlah tiga orang yakni Ahmad Saubari (42), Siti Khadijah (33), dan SF, anaknya yang masih berusia 6 tahun.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab atau adanya unsur lain yang menyebabkan pegawai gudang pakaian tersebut meninggal dunia. Melansir dari berbagai sumber, berikut kronologis satu keluarga di Banjarmasin yang tewas di bawah tumpukan pakaian.

Melansir dari instagram @nenk_updatee Minggu (12/9), kejadian tersebut diketahui bermula saat salah satu anggota keluarga pemilik gudang berinisial S merasa curiga lantaran tak terlihat aktivitas di rumah tersebut selama beberapa hari belakangan.

Saat itu, S bersama saksi lain mendatangi rumah dan gudang pakaian tersebut pada Jumat malam, pukul 19.00 WITA. Di sana, mereka menemukan kondisi pagar dan pintu yang masih terkunci.

Akhirnya keduanya membuka dengan membongkar kunci, dan memeriksa ke dalam rumah hingga ke lantai atas bangunan.

Sebelumnya para saksi sempat menghubungi dan memanggil keluarga yang juga pegawai dan orang kepercayaan pemilik gudang tersebut, namun tetap tak ada jawaban.

Tercium Bau Busuk di Lantai Bawah
Sementara itu, salah satu relawan dari Emergency Banua Rescue, Alay yang ikut mengevakuasi mayat menjelaskan jika S dan saksi lain merasa curiga dengan terciumnya aroma busuk di sudut ruangan lantai bawah.

Mereka langsung menuju ruangan, dan mendapati tumpukan ratusan lusin pakaian sudah dalam keadaan berantakan pukul 21.30 WITA. Dan saat dibongkar terdapat mayat ayah, ibu dan anak kecil dengan keadaan sudah membusuk. Kuat dugaan, mereka sudah meninggal lebih dari dua hari.

Usai kejadian, pihak penemu langsung melapor ke anggota kepolisian. Tak berapa lama anggota polisi beserta tim relawan datang untuk mengevakuasi para korban.

Penyebab Kematian Berdasarkan Hasil Visum
Menanggapi kasus ini, Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Pujie Firmansyah mengatakan jika berdasarkan hasil visum luar bahwa tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan di tubuh para korban. Dirinya menyebut, jika ketiganya meninggal lantaran murni tertimbun pakaian.

Di lokasi juga tidak ditemukan adanya sejumlah benda tajam maupun tumpul yang dimungkinkan menjadi penyebab satu keluarga tersebut meninggal dunia.

“Sebelumnya kami mendapat laporan dari warga bahwa ada bau busuk di rumah tersebut. Dan pada saat pukul 21.00 WITA, para saksi baru berhasil membuka dengan sedikit paksaan di pagar dan pintu rumah. Berdasarkan hasil visum luar kami tidak menemukan adanya tanda tanda kekerasan dari benda tajam maupun benda tumpul di lokasi. Tak menutup kemungkinan kasus ini akan didalami guna mencari penyebab kematian lain” kata AKP Pujie Firmansyah, mengutip Youtube TvOneNews.

Spekulasi yang Berkembang
Berdasarkan komentar netizen di akun Nenk Udpatee, banyak kalangan netizen yang meragukan kematian satu keluarga akibat tertimpa ratusan lusin pakaian jadi tersebut. Menurut warganet, sangat tidak mungkin ketiganya tewas hanya karena tumpukan yang tidak seberapa berat itu.

“Wah agak aneh sih” kata @ninanaa02

“Bisa ya baju segitu jatuh nya sama.an? klo ada gempa masih masuk akal sih, kalau jatuh karna ketinggian gabakal begitu bentukan nya” tulis @elsyadwi

“Innalillahi…harusnya pemilik usaha sediakan lemari, selain lebih rapih juga lbh aman, kl baju2 di iket gt berapa tumpuk pasti ga stabil, ini sampe nyentuh langit2 rumah” terang @zalfanaturalskincare

“Ketimbun pakaian trus gabisa berdiri karna keberatan? Emang seberat apa yaa.. hmmm kurang yakin” papar @edinarani

“Mgkn dibunuh kemudian buat mengalihkan jadi dibuat pakaian2 itu seolah2 jatuh numpuk mereka.. krn ga makesense aja” tulis @irmayudianf

“Itu satu ikat begitu berat guys jgn salah loh,kalo yg belum pernah ngangkat atau kerja digudang baju pasti ga percaya itu berat.” kata @vie3luis

“Ngga masuk diakal meninggal karna tertimbun pakaian,mngkn dibunuh baru ditimbun pakaian itu Bru masuk diakal” ujar @zaynmelody

“Mungkin tertimbun trus mati lemas kehabisan nafas, udah gak ada daya upaya buat menyingkirkan apalagi posisi lagi tidur gtu tenaga habis oksigen berkurang.” beber @the.icha

“Kayaknya engga tinggi2 amat ,seberat apa sih” kata @putcalrissa26

Sumber : merdeka.com

Comments are closed.