Warga NTT Minta Dukungan Internet untuk Promosi Pariwisata

Posted on

Warga Desa Degalea di Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, NTT meminta dukungan jaringan internet untuk mempromosikan potensi wisata spiritual di daerah setempat.

“Ada jejak peninggalan Portugis di Lena sejak tahun 1576 yang menjadi salah satu ikon wisata spiritual. Kita butuh dukungan jaringan internet agar promosi bisa terus berlanjut,” kata tokoh masyarakat desa Degalea Didakus Meo saat dihubungi ANTARA dari Labuan Bajo, Minggu.

Menurut dia, pemerintah desa kesulitan mempromosikan potensi wisata dan potensi lainnya karena sulitnya mengakses jaringan internet. Padahal kebutuhan akan internet sangat tinggi untuk mendukung segala akses informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, catatan sejarah memberikan bukti bahwa Misionaris Portugis dari Biara Dominika datang ke Indonesia pada tahun 1513 di Malaka. Belakangan, para Misionaris mendirikan gereja di bukit Lena (Degalea) sekitar tahun 1960-an.


Dari gereja, para Misionaris mulai melakukan ibadah di wilayah Nagekeo hingga wilayah Ngada. Oleh karena itu dibutuhkan jaringan internet untuk mempromosikan wisata ziarah spiritual tersebut; bahwa Lena telah menyimpan jejak penyebaran agama Katolik di daratan Flores.

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Degalea Adrianus Pati. Ia mengatakan, kehadiran internet dapat menarik wisatawan untuk berkunjung. Dengan demikian, terjadi perputaran ekonomi masyarakat sebagai akibat dari kunjungan wisata.

Adrianus menjelaskan jejak peninggalan Portugis masih ada di Lena seperti beberapa kursi paroki dan altar. Untuk mendukung wisata spiritual yang telah terbentuk, mereka juga membangun goa dan beberapa lopo (tempat berteduh) untuk bersantai dan bersenang-senang.

Lokasi wisata spiritual ini berada di puncak Desa Degalea yang dapat dilihat dari arah Nangaroro, Ende maupun dari wilayah Ndora dan Kotakeo. Jarak ke lokasi wisata sekitar 800 meter dari jalan utama dengan pemandangan yang indah dan udara yang sejuk.

Ia berharap pemerintah dapat merealisasikan potensi daerah dengan menyediakan jaringan internet yang memadai untuk peningkatan promosi.

Selain itu, akses jalan dari Desa Woewutu menuju Degalea juga harus diperhatikan agar wisatawan dari arah Ende bisa lebih cepat sampai ke arah Lena.

“Kalau ada jaringan internet pasti ada promosi, maka akan terjadi kunjungan wisatawan dan perputaran ekonomi di sini,” pungkas Adrianus.